Awas kau

posted in: Puisi | 0

Aku benci dia. Ingin kutinju. Ingin kutendang, ku tempeleng atau kumaki-maki, sayang aku takut cambukan dan ngeri di karantina. Tidurnya disampingku. Aku akan bermimpi sebentar malam, berkelahi dan akan ku tinju mukanya. Tapi tengah malam, ia bermimpi terlebih dahulu dan meninju mataku. Telak. Seisi kamar hanya bisa terpingkal

LP Manado, 24 / 7 / 99

(cambuk: kadang sipir penjara tak segan mencambuki penghuni LP jika memang tidak bisa ditangani. karantina: jika napi melakukan pelanggaran berat dalam LP, maka hukumannya berupa di karantina dalam sel khusus, yang tidak berjendela dan sangat penggap, sudah begitu tidak pernah dikelurkan dari dalam sel dalam jangka waktu yang cukup lama )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *